Alunan Angklung Merupakan Kesenian sunda yang Perlu Dijaga

Alunan Angklung Merupakan Kesenian sunda yang Perlu Dijaga

Angklung merupakan salah satu perangkat alat musik tradisional Indonesia yang berasal dari Suku Sunda atau provinsi Jawa Barat. Angklung merupakan alat musik yang terbuat dari Bambu yang didesain sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan sebuah tangga nada tertentu.  B ika orang asing menyebutkan Angklung pasti mereka akan mengingat asal dari alat musik tersebut yaitu negara kita tercinta ini Indonesia. Angklung diperkirakan baru muncul pada abad ke-12 sampai 16 yaitu pada masa Kerajaan Sunda. Berdasarkan pandangan hidup masyarakat Sunda yang agraris dan sumber kehidupannya adalah padi yang menjadi beras sebagai makanan pokoknya masyarakat sunda, hal tersebut menyebabkan asal-usul terciptanya musik bambu seperti Angklung.

Pada awal kemunculannya angklung masih diciptakan untuk menghasilkan tangga nada pentatonis khas sunda ( da mi na ti la da). Seiring perkembangannya, angklung kini dirancang untuk menghasilkan tangga nada diantonis (do re mi fa sol la si do). Hal tersebut tentu menjdi keuntungan tersendiri bagi pesatnya perkembangan angklung bahkan sampai menembus pasar musik dunia. Pasalnya, perubahan seperti demikian menjadikan angklung sangat mudah di kolaborasikan dnegan lat musik modern lain nya seperti bass, gitar, cagon, dan lain-lain. Permainan angklung juga sering dikolaborasikan dengan rangkaian alat musik Arumba (alunan rumpun bambu) yang membuat sangat enak di dengar.

Penampilan angklug dibeberapa negara cukup menyedot perhatian berbagai pihak termasuk beberapa lembaga penghargaan dan apresiasi karya seni dunia. Karena angklung ternyata telah pintar mengambil tempat dalam hati pecinta seni di berbagai belahan dunia. Bahkan baru-baru ini, alat musik tradisional asal Jabar yang terbuat dari bambu dan dikenal angklung ini, mencatatkan diri di Guinness Book of Records pada sebuah pergelaran angklung di Kota Washington DC, Amerika Serikat. Sebelumnya, pada tahun 2010 angklung pun sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia asal Indonesia. Pasca penetapan angklung sebagai warisan budaya asal Indonesia itu, memang angklung semakin dikenal saja oleh masyarakat dunia. Hal tersebut tentu saja patut dibanggakan bagi kira rakyat di Indoesia. Di sampig itu menjaga keutuhan budaya juga perlu dilakukan dengan cara melestarikan pemakaian angklung ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *