Tidak dapat dipungkiri jika susu merupakan sumber nutrisi serta kalsium yang sangat penting bagi pertumbuhan anak. Sayangnya, tak semua anak suka minum susu terutama bagi mereka yang berusia 6 tahun keatas. Tentu saja, rasa khawatir akan muncul dikarenakan si kecil tidak mendapat asupan gizi yang maksimal. Lantas, apa yang harus dilakukan jika si kecil tak mau minum susu?

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan stok ‘sabar’ dan kreatif. Sabar disini artinya tidak mudah putus asa dalam menyajikan susu meskipun ia tidak suka. Sebelumnya, perlu bunda ketahui, jika mengkonsumsi susu bukan berarti harus dalam bentuk cair. Artinya, bunda harus lebih kreatif dalam memberikan makanan bergizi dengan menggunakan susu sebagai bahan utama.

Menyulap aneka makanan menjadi hidangan siap santap dan menarik dengan menggunakan susu adalah tantangan tersendiri. Berita baiknya, tidak sulit kok melakukannya karena ada begitu banyak sumber yang bisa dijadikan sebagai referensi. Mulai dari situs yang membahas resep hingga majalah lokal kerap memberikan tips menarik seputar penggunaan susu.

Namun, yang perlu diingat adalah pemilihan jenis susu yang tepat agar kandungan yang diharapkan dapat diserap dengan maksimal oleh tubuh. Di pasaran, ada banyak jenis susu yang ditawarkan mulai dari susu diet, susu rendah lemak hingga susu yang memang khusus untuk anak anak. Nah, tentu saja pilihlah susu sesuai dengan usia si kecil agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.

Setelah itu, barulah bunda berkreasi menciptakan aneka hidangan menarik seperti mencampurkan susu dengan buah buahan atau sayuran misalnya. Atau, bisa juga membuat puding yang dikombinasikan dengan bahan lainnya dimana kandungan gizinya juga cukup tinggi. Entah itu puding susu buah, puding susu coklat dan sebagainya. Bagaimana dengan es krim yang merupakan makanan kesukaan mereka? Tambahkan Frisian Flag atau merek lainnya untuk membuat cemilan ini menjadi penuh gizi. Bagaimana, tidak sulit bukan? Hanya dengan sedikit sentuhan kreativitas dari bunda maka susu pun bisa dikonsumsi oleh si kecil.