Izin Payment Gateway Dari faspay
Izin Payment Gateway Dari faspay

Tren belanja online belakangan ini membuat transaksi online semakin meningkat. Bukan hanya sekedar untuk jual beli barang namun juga pembayaran tagihan bulanan seperti listrik air telepon. Maka tak pelak lagi sektor bisnis membuka layanan payment gateway untuk memudahkan transaksi tersebut. Namun sayangnya belum semua penyelenggara memiliki legalisasi izin payment gateway.

Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 18/41/DKSP perihal Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran (PBI PTP) menjadi dasar pembukaan kembali pendaftaran lisensi untuk penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP). Namun sebelum itu Bank Indonesia telah terlebih dahulu melakukan survei kesiapan perizinan kepada seluruh perusahaan e-commerce dan fintech yang beroperasi di Indonesia. Setelah survey ini rampung pada bulan Februari kemarin, maka BI akan segera melaksanakan legalisasi izin payment gateway dan digital wallet di Seluruh Indonesia.

Dalam proses persiapan tersebut, setiap peserta pendataan akan mendapatkan dukungan dari iDEA dan AfTech untuk berkomunikasi dengan Bank Indonesia. Beberapa aturan terbaru juga ditetapkan BI untuk penyelenggarain izin tersebut. Diantaranya adalah persyaratan modal minimal yang harus disetorkan adalah 3 milyar rupiah bagi perusahaan gateway bukan bank. Selain itu untuk izin sebagai prinsipal, penyelenggara switching, kliring, dan penyelesaian akhir harus berbentuk PT dengan paling sedikit 80% saham dimiliki lokal atau badan hukum Indonesia.

Sejak aturan PBI PTP pertama kali diterbitkan pada 2009, data terakhir menyebutkan hanya 21 perusahaan yang mendapatkan izin penyelenggaran sebagai payment gateway. Dan pada tanggal 1 November 2017, perusahaan payment gateway FASPAY (PT. Media Indonusa) telah resmi mendapatkan izin dari Bank Indonesia.

Dengan demikian, faspay dapat beroperasi secara lebih baik untuk memberikan pelayanan terpercaya. Para pelanggan merasa lebih aman dalam melakukan transaksi keuangan, pembayaran tagihan bulanan rutin (PLN, PDAM, Telepon, Leasing, TV kabel, asuransi BPJS), pembelian pulsa, paket data, ekspedisi dan sebagainya.

Hal ini diungkapkan CEO FASPAY Hioe Fui Kian dalam siaran pers untuk mengumumkan peresmian izin payment gateway Faspay yang dilansir dari beberapa media, “Dengan adanya aturan main yang jelas, pergerakan bisnis fintech akan semakin jelas dan terarah. Masyarakat pun lebih terjamin keamanannya ketika melakukan transaksi. ”